Terbaru

Saturday, November 22, 2014

Cara Penggunaan Ventilator Pada Pasien

PERAWATAN PASIEN DENGAN VENTILATOR . Pengertian Ventilator adalah suatu alat system bantuan nafas secara mekanik yang di desain untuk menggantikan/menunjang fungsi pernafasan.

Sebuah ventilator medis dapat didefinisikan sebagai mesin mekanis yang dirancang untuk memindahkan udara breatheable masuk dan keluar dari paru-paru, untuk menyediakan mekanisme pernapasan untuk pasien yang secara fisik tidak dapat bernapas, atau bernapas kurang. Lihat ventilasi juga mekanik.

Sementara ventilator modern umumnya dianggap sebagai mesin komputerisasi, pasien dapat berventilasi tanpa batas dengan topeng katup tas, mesin dioperasikan dengan tangan sederhana. Setelah Badai Katrina, staf khusus "kantong" pasien di rumah sakit New Orleans selama berhari-hari dengan topeng katup tas sederhana.

Ventilator yang terutama digunakan dalam pengobatan perawatan intensif, perawatan rumah, dan obat darurat (sebagai unit mandiri) dan anestesi (sebagai sebuah komponen dari suatu

 Tujuan Pemasangan Ventilator

1. Memberikan kekuatan mekanis pada sistem paru untuk mempertahankan ventilasi yang fisiologis.
2. Memanipulasi “air way pressure” dan corak ventilasi untuk memperbaiki efisiensi ventilasi dan oksigenasi.
3. Mengurangi kerja miokard dengan jalan mengurangi kerja nafas.

Indikasi Pemasangan Ventilator
- “Respiratory Rate” lebih dari 35 x/menit.
- “Tidal Volume” kurang dari 5 cc/kg BB.
- PaO2 kurang dari 60, dengan FiO2 “room air”
- PaCO2 lebih dari 60 mmHg

Alat-alat yang disediakan

- Ventilator
- Spirometer
- Air viva (ambu bag)
- Oksigen sentral
- Perlengkapan untuk mengisap sekresi
- Kompresor Air



0 komentar:

Post a Comment