Terbaru

Saturday, June 1, 2013

Rumah Sakit ( Belum Bayar Tagihan , Malah minta PPn dibayar dimuka)


Wah ini aturan baru lagi , Sebuah RS daerah meminta PPn dibayar dimuka baru tagihan distributor dibayarkan , katanya sih aturan baru lagi........ sepengetahuan sy PPn langsung saja dipungut oleh bendahara, malah diminta bayar dahulu PPn nya .......Kacau, Yth, Bpk/ Ibu/Sdr-i bendahara ini kami berikan aturan Perpajakannya.

Saat Pembayaran/Penyetoran PPN/PPnBM
  1. PPN dan PPnBM yang dihitung sendiri oleh PKP harus disetor paling lama akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir dan sebelum Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai disampaikan.
  2. PPN dan PPnBM yang tercantum dalam SKPKB, SKPKBT, dan STP harus dibayar/disetor sesuai batas waktu yang tercantum dalam SKPKB, SKPKBT, dan STP tersebut.
  3. PPN/PPnBM atas Impor, harus dilunasi bersamaan dengan saat pembayaran Bea Masuk, dan apabila pembayaran Bea Masuk ditunda/ dibebaskan, harus dilunasi pada saat penyelesaian dokumen Impor.
  4. PPN/PPnBM yang pemungutannya dilakukan oleh:
    1. Bendahara Pemerintah, harus disetor paling lama tanggal 7 (tujuh) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
    2. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang memungut PPN / PPnBM atas Impor, harus disetor dalam jangka waktu 1 (satu) hari kerja setelah dilakukan pemungutan PPN pajak.
  5. PPN dari penyerahan tepung terigu oleh Badan Urusan Logistik (BULOG), harus dilunasi sendiri oleh PKP sebelum Surat Perintah Pengeluaran Barang (D.O) ditebus.
Yang Wajib Membayar/Menyetor Dan Melapor PPN/PPnBM
  1. Pengusaha Kena Pajak (PKP)
  2. Pemungut PPN/PPnBM, adalah :
    1. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara
    2. Bendahara Pemerintah Pusat dan Daerah
    3. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Masih bingung nih link Dirjen Pajak  :  Klik 

0 komentar:

Post a Comment